
Sebagian besar dari Anda mungkin sering kali melihat atau mendengar istilah sertifikasi dan akreditasi, khususnya dalam bidang-bidang tertentu, salah satunya bidang pendidikan. Bagi Anda yang awam mungkin menilai jika kedua istilah tersebut merupakan dua istilah yang serupa dan mengacu pada hal yang sama, namun sebenarnya kedua istilah tersebut, sertifikasi dan akreditasi pendidikan memiliki beberapa perbedaan yang cukup mendasar.
Hingga detik ini, banyak sekali orang tua, calon siswa dan mahasiswa yang belum memahami definisi, manfaat yang bisa dipetik dari sertifikasi dan akreditasi pendidikan. Melalui artikel ini, diharapkan pembahasan mengenai pengertian, manfaat hingga perbedaan mendasar di antara sertifikasi dan juga akreditasi pendidikan dapat membantu Anda semua memahami dan mengenal kedua istilah tersebut lebih jauh lagi.
Definisi Sertifikasi dan Akreditasi Pendidikan

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya, tak sedikit orang yang kurang paham mengenai pengertian dan definisi sertifikasi dan juga akreditasi, terutama dalam bidang pendidikan. Bila dilihat dari pengertian dan definisinya, sertifikasi dan akreditasi pendidikan diketahui memiliki arti dan pemahamannya masing-masing.
Definisi Sertifikasi Pendidikan
Sertifikasi dalam bidang pendidikan sendiri merupakan sebuah proses penilaian yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP untuk individu atau perseorangan yang dinilai telah memenuhi standar dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pendidik atau tenaga pengajar.
Umumnya sertifikasi pendidikan dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kompetensi dari guru atau dosen serta menjadi konfirmasi jika individu yang bersangkutan dapat melaksanakan tugasnya sebagai seorang tenaga pengajar dengan baik.
Adanya sertifikasi pendidikan ditujukan agar tenaga pengajar yang telah lolos proses sertifikasi mampu memberikan metode pembelajaran yang tepat dan efektif kepada para murid dan siswa yang dididik. Tidak hanya itu saja, seorang tenaga pengajar atau pendidik yang telah melalui sertifikasi pendidikan menjadi sebuah bukti jika standar kualitas sebagai seorang guru telah tercapai.
Selain itu, adanya sertifikasi juga bisa menjadi jalan bagi tenaga pengajar dalam mengembangkan diri untuk menjadi sosok pendidik yang jauh lebih baik ke depannya.
Definisi Akreditasi Pendidikan
Jika sertifikasi pendidikan ditujukan untuk perorangan, maka lain halnya dengan akreditasi pendidikan yang dilakukan untuk sebuah instansi pendidikan seperti sekolah maupun program studi yang ada di dalam sebuah perguruan tinggi.
Pada dasarnya definisi atau pengertian dari akreditasi pendidikan adalah proses penilaian yang dilakukan oleh lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk meninjau kualitas yang dimiliki sebuah program studi atau instansi pendidikan.
Untuk akreditasi pendidikan, jelas sekali jika akreditasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar mutu dan kualitas instansi pendidikan atau program studi yang terdapat di universitas. Selain itu, nilai akreditasi yang tinggi pada sebuah program studi juga dapat meningkatkan minat dan kepercayaan para orang tua dan juga calon mahasiswa baru untuk memilih program studi yang bersangkutan.
Bahkan, nilai akreditasi pada program studi maupun instansi pendidikan yang diakui biasanya juga berlaku saat Anda mulai memasuki dunia kerja.
Lihat juga : Strategi Efektif Mengoptimalkan Pembelajaran Berbasis Metode Terbaru
Manfaat Sertifikasi dan Akreditasi Pendidikan
Setelah memahami apa itu sertifikasi pendidikan dan juga akreditasi pendidikan, setidaknya Anda paham jika kedua istilah tersebut cukup berbeda dari segi definisi. Sertifikasi pendidikan ditujukan untuk penilaian seorang tenaga pengajar, sedangkan akreditasi pendidikan penilaian khusus untuk program studi atau instansi dan lembaga pendidikan.
Sekarang saatnya Anda memahami lebih lanjut mengenai manfaat dari sertifikasi dan akreditasi pendidikan yang akan dibahas secara tuntas dalam pembahasan berikut ini.
Manfaat Sertifikasi Pendidikan
Terdapat beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa di rasakan langsung baik oleh tenaga pengajar maupun instansi pendidikan setelah melalui proses sertifikasi pendidikan. Beberapa manfaat dan keuntungan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
Manfaat Sertifikasi Pendidikan bagi Tenaga Pengajar
- Mendapatkan gaji atau pendapatan yang lebih tinggi
Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari proses sertifikasi pendidikan yang dilakukan oleh pendidik atau tenaga pengajar di sebuah instansi pendidikan adalah potensi besar untuk mendapatkan kenaikan gaji atau pendapatan.
Meskipun tidak di setiap instansi pendidikan mengaplikasikan hal tersebut, namun setidaknya terdapat beberapa instansi pendidikan yang mengapresiasi para pendidik dan tenaga pengajar yang telah mengikuti sertifikasi pendidikan dengan kenaikan tunjangan, gaji ataupun pendapatan.
- Potensi peningkatan karir
Selain peluang mendapatkan gaji dan pendapatan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya, melalui sertifikasi pendidikan, bukan tidak mungkin tenaga pengajar atau pendidik juga memiliki kesempatan mendapatkan promosi maupun kenaikan jabatan.
Jika Anda mengalami peningkatan karir serta mendapatkan posisi atau jabatan yang lebih baik dalam sebuah instansi pendidikan, secara otomatis pendapatan atau gaji bulanan beserta tunjangan yang Anda peroleh juga akan mengalami peningkatan.
- Bukti otentik mengenai kemampuan sebagai seorang pengajar
Selai itu, adanya sertifikasi pendidikan yang dimiliki oleh seorang guru atau tenaga pengajar mengindikasikan jika individu tersebut memang memiliki kualifikasi, keahlian dan kemampuan yang kompeten untuk menjadi seorang pengajar atau pendidik.
Secara tidak langsung, bukti otentik tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri para tenaga pengajar agar mampu memberikan hal yang lebih maksimal dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pengajar.
Manfaat Sertifikasi Pendidikan bagi Instansi Pendidikan
- Meningkatkan kualitas belajar dan mengajar
Secara tidak langsung, sertifikasi pendidikan yang dimiliki oleh seorang tenaga pendidik dan pengajar juga berimbas cukup positif bagi instansi pendidikan tempat di mana tenaga pengajar tersebut bekerja. Bisa dikatakan, seorang tenaga pendidik dengan sertifikasi pendidikan dinilai mampu meningkatkan kualitas belajar dan mengajar yang dilakukan di lingkungan sekolah atau instansi pendidikan yang terkait.
- Mendongkrak reputasi instansi pendidikan
Tidak hanya itu, memiliki tenaga pengajar yang bersertifikasi resmi dari sebuah lembaga sertifikasi nasional tentu dapat mendongkrak reputasi sekolah atau instansi pendidikan tersebut di mata masyarakat luas. Jika memiliki reputasi yang bagus dan baik, tentu sekolah atau instansi pendidikan tersebut akan dilirik dan dipilih oleh banyak orang sebagai tempat yang tepat untuk menyekolahkan buah hatinya.
- Meningkatkan daya saing dengan instansi pendidikan lainnya
Umumnya dalam suatu wilayah atau daerah terdapat lebih dari satu instansi pendidikan. Apabila sebuah instansi pendidikan memiliki segelintir guru yang telah melewati proses sertifikasi pendidikan, bukan tidak mungkin hal tersebut dapat meningkatkan daya saing instansi pendidikan terkait dengan instansi pendidikan lain yang terdapat di wilayah atau daerah tersebut.
Tak cuma itu, bahkan bisa saja lebih banyak calon siswa yang lebih tertarik untuk mendaftarkan diri ke instansi pendidikan dengan guru atau tenaga pengajar yang bersertifikat daripada ke instansi pendidikan dengan pendidik tanpa sertifikat.
Lihat juga : Pendidikan Indonesia: Pandangan dan Tantangan Utama
Manfaat Akreditasi Pendidikan
Tak hanya sertifikasi pendidikan saja yang mampu memberikan manfaat, akreditasi pendidikan pun diketahui memiliki banyak manfaat bagi instansi pendidikan maupun masyarakat luas. Berikut ini beberapa manfaat dari akreditasi pendidikan.
Manfaat Akreditasi Pendidikan bagi Instansi Pendidikan
- Mutu dan kualitas pendidikan jauh meningkat
Salah satu manfaat yang dirasakan oleh lembaga atau instansi pendidikan yang telah melakukan akreditasi pendidikan adalah mutu dan kualitas pendidikan yang jauh lebih meningkat dibandingkan sebelumnya. Dengan melakukan akreditasi banyak sekali aspek dalam lingkup pendidikan yang ikut meningkat seiring berkembangnya mutu dan kualitas pendidikan tersebut, seperti contohnya kurikulum yang digunakan hingga berbagai fasilitas yang tersedia juga pasti akan menjadi lebih baik lagi.
- Meningkatnya kepercayaan masyarakat luas terhadap instansi pendidikan tersebut
Dengan adanya akreditasi pendidikan pada sebuah instansi pendidikan nyatanya juga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap instansi pendidikan tersebut. Dengan kata lain, sekolah atau instansi pendidikan yang telah melakukan akreditasi akan semakin dipercaya oleh banyak orang, karena mutu dan kualitasnya yang terjamin karena telah melalui proses akreditasi pendidikan.
- Banyak tawaran kerja sama yang masuk
Manfaat berikutnya dari lembaga atau instansi pendidikan yang terakreditasi adalah peluang mendapatkan banyak sekali tawaran kerja sama dengan pihak atau lembaga lain terkait dengan bidang pendidikan. Dengan semakin gencarnya kerja sama yang dilakukan, hal ini tentu berdampak positif pada lembaga dan instansi tersebut, sehingga membuat lembaga dan instansi pendidikan tersebut semakin dikenal luas dan memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat.
- Mendapatkan pengakuan dari khalayak umum
Pengakuan dari masyarakat umum mengenai lembaga atau instansi pendidikan yang memiliki mutu dan kualitas apik juga bisa dengan mudah didapatkan jika sebuah lembaga dan instansi pendidikan melakukan akreditasi pendidikan.
Tidak hanya mendapatkan pengakuan dari khalayak umum, semakin tinggi nilai akreditasi bukan tidak mungkin lembaga dan instansi tersebut akan mendapatkan pengakuan secara nasional bahkan internasional sekalipun.
Manfaat Akreditasi Pendidikan bagi Masyarakat
- Mutu dan kualitas pendidikan yang jauh lebih terjamin
Jika masyarakat mengetahui jika instansi dan lembaga pendidikan tersebut telah terakreditasi, sudah barang tentu masyarakat akan langsung yakin untuk memilih instansi dan lembaga pendidikan terkait sebagai tempat melanjutkan pendidikan bagi buah hatinya. Adanya akreditasi tentu memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai mutu dan kualitas pembelajaran serta tenaga pengajar yang bekerja di tempat tersebut.
- Mencetak sumber daya manusia unggulan
Dengan menyekolahkan para generasi penerus bangsa ke dalam sekolah, lembaga atau instansi pendidikan yang telah melakukan akreditasi pendidikan, bukan tidak mungkin anak-anak tersebut kelak akan menjadi sumber daya manusia unggulan yang berguna bagi nusa dan bangsa di masa yang akan datang. Dengan mencetak lulusan terbaik dari instansi dan lembaga pendidikan tersebut, secara otomatis terjadi peningkatan kualitas juga pada sumber daya manusia untuk generasi masa depan.
- Meningkatkan persaingan secara global
Jika mampu mencetak dan menghasilkan sumber daya manusia unggulan untuk generasi mendatang, instansi dan lembaga pendidikan yang terakreditasi secara tidak langsung juga meningkatkan persaingan secara global. Hal ini sedikit banyak membuat perubahan pada bangsa, sehingga mampu bersaing secara global dengan bangsa-bangsa lainnya.
Demikian tadi pembahasan lengkap mengenai pengertian dan definisi dari sertifikasi dan akreditasi pendidikan beserta manfaat-manfaatnya. Kesimpulan dari pembahasan lengkap tersebut di atas, di antara sertifikasi pendidikan dan akreditasi pendidikan memiliki pengertian atau definisi yang berbeda. Keduanya juga memiliki manfaat masing-masing, baik bagi tenaga pendidik atau pengajar, bagi lembaga atau instansi pendidikan hingga bagi masyarakat luas.
